Curhat untuk menghindari gejala depresi merupakan kajian penelitian yang banyak dilakukan oleh peneliti. Banyak yang mengklaim jika curhat jauh lebih baik dan efektif dari obat-obatan kimia. Terutama jika dilakukan dengan orang yang tepat dan di momen yang tepat.

Bisakah curhat untuk menghindari gejala depresi?

Setiap manusia dibekali dengan kemampuan berpikir logis tapi tidak jarang, permasalahan berat menghilangkan kemampuan tersebut. Faktanya, kasus bunuh diri selalu terjadi tiap tahunnya dan salah satu penyebabnya adalah depresi.

WHO bahkan memilih depresi sebagai penyebab utama penyakit mental dan lebih dari ratusan juta orang di dunia memiliki gejala tersebut. Berdasarkan penelitian, depresi bisa dicegah cukup dengan curhat. Dari skala persentase, curhat mampu mengurangi gejala depresi sebesar 24%.

Ironisnya, manfaat curhat bagi depresi tidak diterima semua orang. Banyak yang lebih memilih menyimpan sendiri permasalahannya karena alasan malu atau alasan lainnya. Padahal menjalin emosi sosial dengan orang lain baik untuk melindungi diri sendiri dari penyakit mental khususnya.

Cegah depresi dengan membudayakan curhat

Kasus bunuh diri yang terjadi pada seseorang disebabkan karena kurangnya komunikasi dan kepedulian. Mengapa? Mereka yang memilih bunuh diri karena depresi tidak memiliki teman untuk berbagi. Sehingga, melihat masalah sebagai momok menakutkan yang tidak ada jalan keluarnya.

Tahukah kamu jika salah satu gejala awal depresi adalah susah tidur? Masalah besar yang membelit membuatmu sulit untuk memikirkannya sehingga tidak bisa tidur dengan nyenyak. Gejala depresi semakin berbahaya jika kamu benar-benar tidak bisa tidur atau makan dengan nyaman.

Curhat membantumu meringankan sedikit beban dikepala. Pentingnya curhat bahkan sudah ditekankan oleh psikiater, staf medis yang ahli di bidang ini. Beberapa psikiater bahkan mengajak masyarakat untuk curhat kapan pun saat sempat.

Bukan hanya dengan sesama manusia atau seorang psikiater. Kamu juga bisa curhat dengan benda bahkan sosial media. Pilih saja media yang menurutmu paling nyaman untuk dijadikan sebagai teman curhat. Tidak perlu menunggu teman dekat datang untuk curhat, kamu bahkan bisa melakukannya dengan anggota keluarga.

Kepedulian yang diberikan oleh keluarga tentunya jauh lebih besar dari orang lain. Tidak hanya meringankan dan mencurahkan emosi, keluargamu bahkan bisa memberikan solusi yang kamu butuhkan. Bersikap lebih terbuka pada keluarga mungkin terkadang memalukan. Tapi bukan berarti tidak bisa dilakukan saat kamu membutuhkannya.

Banyak orang yang mencari jalan pintas untuk meringankan rasa sakit mereka. Padahal masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk keluar dari depresi. Kamu bisa melakukan kegiatan baru yang bersifat positif, bertemu dengan banyak orang. Bisa juga melakukan hal yang kamu inginkan sejak lama.

Curhat adalah kegiatan positif yang banyak direkomendasikan psikiater untuk mengurangi risiko depresi. Curhat untuk menghindari gejala depresi sudah sepatutnya diberdayakan agar angka kematian akibat depresi setiap tahunnya semakin menurun.

Oleh: temancurhat.com

Bagikan Artikel Bermanfaat ini:
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]