Gangguan kecemasan disebabkan oleh sesuatu yang tidak konkret, yang disebabkan ketika mengalami kejadian buruk ataupun ketakutan. Tetapi, jika tak segera di atasi, maka kecemasan bisa menjadi masalah kesehatan mental.

Gejala gangguan kecemasan, gejala, tipe dan  pengobatan

Kecemasan yang dimiliki antara setiap individu tidak semuanya sama. Meskipun begitu, ada 3 gejala umum. Pertama, gejala fisik  yang bisa dilihat dari memerahnya muka, serangan panik, mual, gemetar, berkeringat, gelisah hingga jantung berdebar kencang.

Kedua, gejala psikologis yang tampak dari sulit konsentrasi, takut dan khawatir berlebihan, overthinking bahkan selalu berpikir akan ada bencana. Sedangkan gejala kedua dilihat dari perilaku yang menghindari masalah sehingga individu tersebut cemas. Akhirnya menarik diri dari kegiatan yang sebelumnya disukai.

Penyebab kecemasan

Kecemasan berlebihan disebut juga ansietas disebabkan oleh  4 faktor:

  • Faktor biologi, yaitu ketika otak memproses dan memberikan respons terhadap stres. Rangsangan fisik juga diduga berperan dalam hal ini.
  • Faktor genetika yang muncul karena turunan atau diturunkan dari anggota keluarga.
  • Berpikir terlalu banyak dengan berbagai perasaan negatif juga memicu kecemasan berlebihan. Begitu juga ketika seseorang sulit mengatasi ketidakpastian  akan berakhir dengan kecemasan.
  • Kejadian yang membuat stres di masa lalu juga berpotensi menyebabkan kecemasan.

Tipe-tipe Kecemasan

Meskipun memiliki gejala yang hampir sama, namun tipe-tipe kecemasan dibagi atas 5 tipe:

  1. Fobia spesifik yaitu kecemasan dan ketakutan ekstrem pada suatu objek seperti takut ketinggian dan laba-laba.
  2. Gangguan panik yaitu serangan panik berulang yang tak terkendali namun intens. Hingga individu sesak napas, mengeluarkan keringat berlebihan, pusing dan nyeri dada. Jika setiap bulan, individu sering panik berlebihan, maka bisa jadi itu kecemasan.
  3. Gangguan Kecemasan Umum (GAD), yang ditandai dengan perasaan khawatir berlebihan dan terus menerus. Mengarah pada kejadian sehari-hari baik itu di sekolah, rumah ataupun tempat bekerja.
  4. Psikologi cemas berlebihan dipicu oleh rasa takut akan penghinaan dan situasi memalukan ketika berada di tempat umum termasuk saat berbicara di depan banyak orang.
  5. Gangguan Obsesif-kompulsif ditandai dengan pikiran cemas yang berulang dan meresahkan. Tetapi individu tersebut tidak merasa mampu menghentikan.

Pengobatan ansietas

  • Terapi dengan profesional kesehatan.
  • Pemberian obat bersamaan dengan terapi.
  • Mindfulness
  • Perubahan gaya hidup

Cara Mendukung  Seseorang Pengidap Ansietas

  1. Pastikan bahwa individu tersebut benar memiliki masalah. Silakan bicara secara terbuka.
  2. Menyarankan untuk mencari bantuan, menawarkan diri dan menemani melakukan perawatan.
  3. Mengundang individu tersebut menghadiri acara tertentu.
  4. Menenangkan dan selalu bersedia mendengarkan keluh kesah individu.

Itulah beberapa gejala yang menandakan bahwa seseorang tersebut cemas berlebihan. Penyebabnya sudah dijelaskan di atas dan cara mendukung ataupun mengatasi gangguan kecemasan semoga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh: temencurhat.com