Dampak stres merupakan salah satu efek negatif yang dapat dirasakan ketika seseorang mengalami tekanan stres yang tinggi. Dampak tersebut bisa beragam, mulai dari menyerang kesehatan fisik hingga mental.

Stres sendiri merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang diakibatkan banyaknya pikiran dan tekanan dari segala sisi. Stres sendiri bisa menyerang siapa saja dari berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Berikut dampak stres bagi kesehatan tubuh manusia.

6 Dampak Stres Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

  1. Gangguan Sistem Pernapasan

Seseorang yang menderita stres akan mudah merasa sesak napas. Hal tersebut dikarenakan otak mengirim sinyal pada darah untuk mengalirkan oksigen secara cepat ke seluruh tubuh.

2. Nyeri Seluruh Tubuh

Saat seseorang merasa stres, tekanan yang ada di pikirannya membuat seluruh otot dalam tubuh menjadi tegang. Dampak stres bagi kesehatan ini biasanya dirasakan oleh para penderita stres akut yang berkepanjangan.

Dengan seluruh otot yang tegang, tentunya akan membuat kepala menjadi sakit dan tubuh menjadi nyeri. Maka dari itu ketika merasa stres cobalah untuk merelakskan diri melakukan aktivitas yang disukai.

3. Imunitas Menurun

Stres yang berkepanjangan tentunya lambat laun akan membuat imunitas dalam tubuh semakin menurun. Dengan begitu orang yang mengalami stres akan mudah untuk terserang penyakit dan membutuhkan waktu lama dalam penyembuhan. Hal tersebut dikarenakan hormon stres menghambat zat histamin dalam melawan virus atau bakteri yang masuk dalam tubuh.

4. Memicu Serangan Jantung

Dampak stres bagi tubuh selanjutnya ialah dapat memicu serangan jantung. Stres yang tinggi dan berkepanjangan dapat meningkatkan tekanan volume darah pada tubuh. hal tersebut dikarenakan pembuluh darah melaku ke otot besar dan membuat jantung melebar. Dengan begitu risiko terkena stroke, darah tinggi bahkan serangan jantung.

5. Kecemasan yang Tinggi

Orang yang menderita stres akan mudah merasa cemas. Hal tersebut dikarenakan adanya pelepasan hormon adrenalin dan stres yang membuat detak jantung memacu dengan cepat.

Hal itu bisa terjadi karena adanya sistem saraf pusat yang mendapatkan perintah dari hipotamulus untuk melepaskan hormon terebut ke kelenjar adrenal. Agar tidak selalu diselimuti oleh rasa cemas, ada baiknya untuk melakukan aktivitas yang dapat menurunkan tingkat stres.

6. Masalah Reproduksi

Selain memberikan masalah untuk jantung dan pernapasan, stres juga dapat mengganggu kesehatan sistem reproduksi. Stres yang tinggi dapat menyebabkan kadar hormon testosteron pada laki-laki menurun dan meningkatkan adanya risiko impotensi dan disfungsi ereksi. Lalu dampak stres pada wanita ialah dapat membuat siklus menstruasi jadi tidak teratur.

Bila tidak ingin mendapatkan berbagai dampak stres tersebut, cobalah untuk segera mengatasi dan mencari penanganan agar tingkat stres dapat menurun. Agar stres dapat menurun, lakukan hal-hal yang menyenangkan dan berbagi cerita kepada orang yang dipercaya.

Oleh: temancurhat.com

Bagikan Artikel Bermanfaat ini:
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]