5/5 (1)

Gangguan menyakiti diri atau disebut juga self-harm ialah perilaku yang dengan sengaja mencelakai diri sendiri. Perilaku ini tidak selalu memicu bunuh diri, namun lebih kepada cara untuk mengatasi berbagai masalah emosional yang dihadapi.

Faktor gangguan menyakiti diri, cara mengatasi dan memberi dukungan

Self-harm banyak contohnya seperti menyayat kulit dengan pisau atau benda tajam yang lain, meracuni diri sendiri dengan minum obat berlebihan. Sengaja membakar kulit, makan berlebihan, meninju barang-barang keras dan kelaparan.

Terdapat 4 faktor yang bisa meningkatkan self-harm pada seseorang.  Yaitu krisis atau peristiwa sulit yang dialami  seperti pelecehan, perceraian hingga meninggalnya orang terkasih. Selanjutnya juga akan meningkat jika individu memiliki penyakit mental, trauma  serta jika hidup di keluarga dan lingkungan yang penuh tekanan.

Alasan seseorang memiliki gangguan self-harm

Orang menyakiti diri sendiri tentu karena berbagai alasan. Salah satunya sebagai cara  melepaskan atau mengungkapkan perasaan sakit yang sangat sulit diucapkan secara lisan. Sehingga memicu keinginan melukai diri.

Bahkan bagi mereka yang mengidap penyakit seperti ini, setelah melukai diri akan ada perasaan lega. Meskipun lega dalam jangka pendek tetapi tidak menyelesaikannya. jIka tidak ditangani dengan cara yang benar dan tepat, tentunya selfharm akan sangat berbahaya.

Cara atasi perilaku self-harm

Seorang individu membutuhkan orang lain sebagai tempat bercerita ataupun meluapkan perasaan. Sehingga untuk mengatasi self-harm dibutuhkan orang yang dipercayai:

  1. Bicara dengan orang yang dipercaya

Bagi sebagian orang memang sulit, namun hal ini malah sangat penting. Agar perasaan lebih aman dengan bercerita. Jika tidak ingin bercerita pada teman, boleh kepada keluarga ataupun konselor.

2. Sadar dan jangan melukai diri

Ketika ingin melukai diri, sadari dan hilangkan perasaan tidak baik tersebut. Usahakan mengalihkan perhatian ke hal lain yang lebih baik agar tidak melukai diri.

3. Meminta pertolongan

Jangan sungkan berkonsultasi dengan dokter agar bisa menemukan spesialis yang tepat untuk membantu. Sebab spesialis ataupun psikolog dapat membantu individu merasa lebih baik dalam mengatasi tekanan yang dihadapi.

Selain itu, dengan berkonsultasi kepada psikolog, maka pasien pun akan belajar mengungkapkan rasa sakit. Sebab gangguan self injury dipicu oleh kesulitan meluapkan perasaan. Sedangkan psikolog berusaha membuat individu merasa aman dan nyaman sehingga apa pun yang ada di pikiran bisa dikeluarkan.

Mendukung penyembuhan pasien self-harm

Memang lumayan sulit mendukung penyembuhan orang melukai diri. Tetapi akan lebih baik tetap diingatkan dan didukung agar individu tersebut terbebas dari perasaan sakitnya:

  • Buatlah individu pengidap self-harm merasa nyaman dan aman. Sehingga pasien bisa bercerita apa saja  dan jangan menghakimi.
  • Buatlah pasien tersebut tahu bahwa ada orang yang masih mendukungnya untuk menjadi lebih baik.
  • Ajak pasien mencari dukungan dari spesialis seperti konselor ataupun psikolog.

Jadi, jika memiliki teman atau saudara yang mengidap self-harm, dukung mereka untuk berubah. Akan lebih bagus jika menawarkan diri  menemani pasien gangguan menyakiti diri untuk berkonsultasi dengan dokter.

Oleh: temencurhat.com

Bagikan Artikel Bermanfaat ini:
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]