Dampak depresi pada remaja bisa sangat beragam tergantung berapa tingkat stres dan perasaan sedih yang dirasa. Depresi sendiri merupakan masalah mental yang dapat menyebabkan suasana hati jadi lebih mudah merasa sedih, putus asa dan kehilangan minat untuk melakukan hal apa pun. Depresi ini juga dapat berlangsung sangat lama bila tidak mendapat penanganan yang tepat dan cepat. Berikut dampak depresi pada remaja bila dibiarkan terlalu lama.

6 Dampak Depresi Pada Remaja Yang Penting Diketahui Orang Tua

  1. Mengurung Diri

Remaja yang mengalami depresi sulit untuk menceritakan permasalahannya kepada orang lain maupun anggota keluarga. Dengan begitu mereka akan sering memendamnya dan hal tersebut dapat menyebabkan tingkat stres yang semakin tinggi. Dengan tingkat stres yang semakin tinggi remaja akan lebih memilih mengurung dan menarik diri dari kehidupan sosialnya.

  1. Sensitive

Depresi seringkali menyebabkan rasa lelah yang berkepanjangan, cemas dan ketakutan. Dampak depresi pada remaja secara emosional inilah yang seringkali membuat emosi remaja jadi tidak stabil.

Hal tersebut dikarenakan suasana hati yang diselimuti hal-hal negatif juga membuat emosi remaja tidak stabil dan mudah marah. Selain itu rasa lelah yang berkepanjangan dan mudah cemas membuat penderita tidak bersemangat dan sulit untuk menghadapi aktivitas sosial.

  1. Sulit untuk Bergaul

Depresi sering kali membuat penderitanya merasa kurang percaya diri dan menjadi tertutup. Hal tersebut dikarenakan mereka terjebak akan rasa tidak layak dan tidak berharga untuk dicintai. Dengan terjebak dalam situasi tersebut, penderita tentunya akan sulit untuk bergaul dengan orang lain.

  1. Prestasi Menurun

Dampak depresi berikutnya yang dirasakan oleh remaja ialah prestasi sekolah yang menurun. Depresi sendiri memiliki gejala kurang bersemangat, sulit untuk fokus dan terlalu larut dalam kesedihan.

Dengan memiliki gejala tersebut, tentunya remaja akan sulit untuk mengikuti pelajaran di sekolah. Hal tersebut dikarenakan, pikiran mereka selalu terbayang-bayang hal-hal yang negatif. Dengan begitu prestasi yang didapatkan oleh penderita di sekolah juga dapat mengalami penurunan.

  1. Menyakiti Diri Sendiri

Menyakiti diri sendiri merupakan dampak depresi pada remaja yang berbahaya. Rasa depresi yang sudah tidak bisa dikendalikan dapat membuat remaja untuk melakukan tindakan yang berisiko.

Untuk mengendalikan perasaan batinnya, mereka akan memerlukan tindakan impulsif yang negatif seperti melukai diri sendiri. Tindakan tersebut bisa memukul, menjambak, atau menyayat kulit diri sendiri.

  1. Menghancurkan hidup

Selain menyakiti diri sendiri, tindakan yang dilakukan remaja pada tingkat depresi yang tinggi ialah melakukan hal-hal yang dapat menghancurkan hidup. Tindakkan tersebut bisa melakukan seks bebas, mengemudi sembarangan hingga penyalahgunaan obat-obatan. Hal tersebut mereka lakukan biasanya untuk mengurangi kecemasan atau mencari ketenangan dalam pikiran mereka.

Itu dia dampak depresi pada remaja. Apabila Anda memiliki depresi yang susah untuk dikendalikan, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dan mendapat bantuan dari ahlinya.

Oleh: temancurhat.com

Bagikan Artikel Bermanfaat ini:
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]